Maksimalkan Jam Kerja untuk Rampungkan Tugas


Setiap pegawai diharuskan untuk menggunakan waktu ketika bekerja di kantor atau perjalanan dinas untuk fokus. Dengan demikian yang bersangkutan tidak boleh menggunakan kesempatan dalam pekerjaan dengan aktifitas lain. 

Yang juga harus diperhatikan adalah jangan menggunakan waktu yang ada khususnya saat di kantor atau tugas dinas untuk kepentingan pribadi atau kepentingan orang lain yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan, Mengapa? Karana jam kerja bukanlah milik pegawai yang bersangkutan, akan tetapi untuk kepentingan pekerjaan yang ia mengambil upah darinya. Bagaimana seseorang ingin mengambil upah dengan sempurna serta tidak dikurangi sedikitpun bagiannya, maka hendaklah tidak mengurangi sedikitpun dari jam kerja yang ada. 

    
Allah telah mencela al-muthaffifin atau orang curang dalam timbangan. Mereka menuntut hak dengan sempurna dan mengurangi hak orang lain. Perhatikan surat al-Muthaffifin ayat 1 hingga 6 sebagai berikut: "Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka meminta dipenuhi. Dan apabila menakar atau meninmbang untuk orang lain mereka mengurangi. Tidaklah orang-orang itu yakin, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan pada suatu hari yang besar, Yaitu ketika manusia berdiri menghadap Tuhan semseta alam."

Untuk dapat memiliki karir yang baik saat diberikan amanah untuk bekerja di salah satu kantor atau instansi, pilihannya adalah fokus. Maksimalkan jam kerja untuk merampungkan segala tugas yang menjadi kewajiban. Jangan hanya berteriak menuntut hak, saat kewajiban tidak optimal dijalankan. (s@if)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Maksimalkan Jam Kerja untuk Rampungkan Tugas"

Post a Comment

close
Banner iklan disini